Tampilkan postingan dengan label Konsep Tentang Memanipulasi Sesuatu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsep Tentang Memanipulasi Sesuatu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

Paradoks (Kemustahilan) Dalam Memanipulasi/Perjalanan Waktu

20160302104238.jpg
Assalamua'alaikum wr. wb.
Saya sebelumnya pernah memposting Artikel tentang Konsep Kemungkinan Memanipulasi Waktu. tapi skrg saya akan mengulas tentang Konsep Paradoks(Kemustahilan).

Beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah dokumenter yang membahas tentang kemungkinan adanya perjalanan waktu. Konsep dan teori yang ada di dalam dokumenter itu seluruhnya diambil dari pemikiran Stephen Hawkings, seorang fisikawan terkemuka asal Inggris. Saya tertarik dengan isu paradoks, sebuah konsep pemikiran mengenai akibat yang ditimbulkan dari adanya perjalanan waktu. Secara ilmu pengetahuan, konsep perjalanan waktu itu memang logis dan memungkinkan untuk dilakukan. Hal tersebut pernah saya bahas dalam posting sebelum ini. Hanya saja, perjalanan waktu tidak memungkinan untuk mempertemukan dua buah entitas yang sama. Entitas di sini dapat berupa manusia, objek dan apa saja yang dikategorikan sebagai materi.Larangan memepertemukan dua buah entitas itulah yang kemudian disebut sebagai paradoks. Kita bayangkan saja secara sederhana.
Jika kamu mempunyai mesin waktu, dan kembali ke 2 tahun sebelum ini. Kemudian kamu bertemu dengan dirimu sendiri dan tanpa sengaja membuat dirimu yang bertemu dengandirimu dari masa depan terkejut hingga jatuh terpeleset dari lantai 8 sebuah gedung. Lalu siapa dirimu yang ada sekarang ini?Bukankah dia sudah mati 2 tahun yang lalu. Lalu apakah dirimu itu ada sekarang, atau justru hilang sekarang ini? Itulah pertanyaan paradoks. Mungkin pernyataan itu sedikit rumit.
Contoh lebih mudah lagi adalah, kamu pergi ke masa lalu, kemudian bertemu dengan ayah dan ibumu waktu mereka sedang pacaran. Kamu mencoba untuk memprovokasi mereka agar mereka putus dan mereka tidak pernah menikah di kemudian hari. Lalu pertanyaannya? Kamu itu anak siapa? Lahir dari mana dan siapa sebenarnya dirimu?
Konsep paradoks dalam perjalanan waktu “time travel” sangat unik. Ia lebih bersifat filosofis daripada sains. Dengan memahami konsep paradoks di atas, kita tahu bahwa alam semesta ini bekerja dengan cara yang luar biasa kompleks. Bahkan sebuah kejadianpun dapat membuat eksistensinya berubah. Teori paradoks, bukan berarti menentang kemungkinan adanya perjalanan waktu, hanya saja konsep berpikir perjalanan waktu itulah yang musti dirubah.Perjalanan waktu “time travel” yang sering kita lihat pada film-film fiksi ilmiah adalah perjalanan yang benar-benar menembus waktu. Berpindah dari masa ke masa, dari tahun ke tahun hanya dengan menggunakan alat-alat rumit yang dibuat oleh seorang profesor berambut putih dan acak-acakan. Konsep perjalanan waktu tidaklah semudah itu. Karena perjalanan waktu ke masa lalu adalah sangat sulit dan kalaupun itu dapat terjadi, maka konsep paradoks akan berlaku di sini.Akan sedikit masuk di akal, apabila perjalanan waktu bukanlah untuk merubah masa lalu, namun untuk melompat ke masa yang akan datang. Maksud saya di sini bukan benar-benar melompat ke masa depan, akan tetapi memanipulasi waktu agar apa yang kita lakukan seolah-olah melompat ke masa depan. Waktu sebenarnya bukanlah sebuah parameter yang statis. Ia dapat berubah sesuai dengan gravitasi dan berbagai macam hal lainnya.

Sebagai contoh, waktu yang ada di luar angkasa, dengan gravitasi lebih rendah, mempunyai rentang yang lebih pendek daripada di bumi. Sehingga orang yang ada di luar angkasa, seolah-olah mempunyai umur yang sedikit lebih panjang daripada di bumi.

Kita ambil contoh sederhana, dua orang kembar, salah satunya berprofesi sebagai astronot. Jika seorang yang menjadi astronot tadi pergi ke luar angkasa selama 30 tahun, maka ketika ia kembali ke bumi, umur orang tersebut akan beberapa bulan (atau minggu) lebih muda daripada saudara kembarnya yang tetap tinggal di bumi.

Contoh yang saya nyatakan ini terlihat lucu, namun dari beberapa sumber yang saya baca. Kejadian semacam itu mungkin dan nyata. Hanya saja, koefisien pergeseran waktu dan cara mengukurnya masih sulit untuk dilakukan.Dalam contoh di atas, orang yang pergi ke luar angkasa dan kembali ke bumi dalam keadaan lebih muda beberapa waktu dalam definisi beberapa ahli sudah melakukan perjalanan waktu. Koefisien pertambahan dapat semakin berubah dengan semakin cepatnya subyek perpindahan waktu dalam bergerak.

Misalkan, orang tersebut dapat bergerak dengan sebuah wahana yang berkecepatan sangat tinggi, hingga mendekati kecepatan suara, maka ia dapat melakukan lompatan waktu lebih jauh lagi. Beberapa hal yang dapat digunakan untuk memanipulasikan waktu telah saya bahas dalam Link Berikut Ini

Permasalahan untuk perjalanan waktu bukanlah apakah itu benar-benar mungkin untuk dilakukan (karena memang itu mungkin untuk dilakukan) namun wahana apakah yang dapat membawa kita untuk melakukannya. Kuncinya adalah, kita harus bergerak dengan kecepata luar biasa tinggi, apakah itu dengan memainkan sebuah jalur lubang hitam, ataupun dengan bergerak dengan menggunakan wahana berkecepatan luar biasa tinggi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, hal yang tidak mungkin terjadi dapat berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sesuatu yang benar-benar berbeda.

Mungkin itu saja konsep Paradoks di Postingan ini.
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Konsep Kemungkinan Memanipulasi Waktu

20160302103423.jpg
Assalamua'alaikum wr. wb.
Di Postingan kali ini saya akan Memberikan Konsep Tentang Manipulasi Waktu. Kedengarannya emang konyol paham pemikiran saya karna pemikiran ane terinspirasi oleh film Fiksi animasi Boboiboy yg salah satu kawannya bisa memanipulasi waktu :D (Njirr... kayak anak kecil aja :v), tetapi entah tidak ada yg tau konsep pemikiran ini akan diterapkan di masa yg akan datang.
Beberapa tahun yang lalu juga saya pernah menyaksikan sebuah dokumenter tentang penjelasan alam semesta dan misteri yang ada di dalamnya. Beberapa kemungkinan yang ada dijelaskan secara langsung oleh Stephen Hawking, seorang kosmologis dan fisikiawan terkemuka dari Cambridge. Salah satu penjelasan yang paling mencengangkan adalah, kemungkinan terbentuknya sebuah jalan atau medium untuk melakukan manipulasi terhadap waktu. Perjalanan waktu dan mesin waktu telah banyak dipikirkan oleh umat manusia sejak lama. Kebanyakan dituliskan dalam karya-karya populer maupun pada kisah-kisah fiksi ilmiah, namun studi mendalam tentang kemungkinan secara ilmiah masih jarang dilakukan.Stephen Hawking menyatakan bahwa perjalanan waktu bukan hanya mungkin dilakukan, namun juga pasti dapat dilakukan.
Permasalahannya adalah, wahana yang mampu untuk mewujudkannya. Ada beberapa macam cara untuk melakukan perjalanan waktu. Beberapa diantaranya sangat sulit dilakukan, namun masih memungkinkan.

Beberapa kemungkinan perjalanan waktu tersebut antara lain:
(1.) Menciptakan Lubang Hitam Kecil
Lubang hitam (menurut Stephen Hawking) terdapat di sekitar kita dan setiap saat. Lubang hitam adalah fenomena alam yang unik. Sebuah portal yang tidak saja menggabungkan dua tempat yang berbeda, namun juga dua buah waktu yang mungkin berbeda. Permasalahannya adalah, lubang hitam tersebut terlalu kecil, lebih kecil dari partikel, bahkan lebih kecil dari atom. Secara teknis, lubang hitam itu tidak dapat melakukan apa-apa selain muncul dan hilang secara simultan dengan sendirinya. Hal tersebut tentu akan sangat berlainan sekali apabila lubang hitam tersebut dapat diperbesar beberapa juta kali. Setidaknya menjadi ukuran benda tertentu atau manusia. Maka, perjalanan waktu yang dilakukan oleh manusia bukanlah sebuah impian belaka.
(2.) Melakukan Perjalanan Di Pusat Galaksi
Satu-satunya lubang hitam yang cukup besar secara teori berada pada sebuah pusat galaksi. Tidak terkecuali dengan pusat galaksi Bima Sakti. Perjalanan memasuki lubang hitam di dalam galaksi Bima Sakti mungkin sangat berbahaya, namun dengan sekedar berputar mengelilinginya saja, itu sudah cukup untuk memanipulasi waktu. Waktu di sekitar lubang hitam secara teori berputar secara relatif lambat. Itu disebabkan karena kekacauan gravitasi yang ada di sekitar lubang hitam tersebut. Jika perjalanan di sekitar lubang hitam menjadi mungkin, maka manusia atau benda tersebut telah melewatkan waktu hingga kurang lebih 1/10 dari waktu normal yang ada di bumi.
(3) Menciptakan Mesin Yang Mampu Berjalan Mengitari Bumi Dengan Kecepatan Tinggi
Membuat sebuah wahana yang mampu mengitari bumi dalam kecepatan yang tinggi barangkali menjadi salah satu solusi yang paling masuk akal untuk melakukan perjalanan waktu. Permasalahannya adalah, hingga kini tidak ada sebuah medium yang memungkinkan wahana untuk bergerak dengan kecepatan cahaya di bumi, atau setidaknya bergerak mendekatinya. Gerakan secepat cahaya atau setidaknya mendekatinya akan mampu memanipulasi waktu bagi benda yang berada di dalam wahana tersebut. Beberapa ahli menyatakan bahwa jika seseorang berada di dalam wahana kecepatan cahaya di atas bumi selama 8 tahun, maka sama saja 100 tahun di dalam waktu normal. Itu sama saja dengan melakukan perjalanan 92 tahun ke masa mendatang.
(4.) Perjalan Ke Luar Angkasa Dengan Kecepatan Tinggi
Perjalanan ke luar angkasa dengan kecepatan tinggi bahkan mendekati kecepatan cahaya lebih memungkinkan daripada melakukannya di atas permukaan bumi. Resiko gesekan dan perlambatan oleh gravitasi jauh lebih kecil. Namun tentu saja hal tersebut membutuhkan banyak pemikiran dan sumber daya. Jika wahana tersebut tercipta. Dengan kecepatan cahaya, perjalanan seseorang menuju ke titik luar galaksi hanya membutuhkan waktu 18 tahun. Meskipun sebenarnya yang terjadi dalam waktu bumi lebih lama daripada hal itu.
(5.) Mesin Penggerak Partikel Berkecepatan Cahaya
Apakah mesin waktu sudah diciptakan sekarang? Jawabannya YA. Sebuah fasilitas riset di swiss bernama CERN (fasilitas penelitian untuk partikel nuklir) telah berhasil membangun wahana yang mampu menggerakan partikel dengan kecepatan cahaya di atas permukaan bumi. Partikel-partikel yang ada di sana adalah para pejalan waktu pertama di bumi, karena mereka mampu bergerak dalam kecepatan cahaya. Namun keberadaan berita tersebut masih terjadi pro dan kontra hingga saat ini.

Itulah Kemungkinan2 tentang Konsep Memanipulasi Waktu. Memang Mustahil konsep ini akan terjadi saat ini, tetapi entah kalau untuk dimasa depan.
Sekian dari saya atas waktu luang kalian untuk membaca artikel yg suaanngaaattt... panjang ini, tapi ingatlah pepatah, "Membaca Adalah Jembatan Ilmu."
Wassalmua'alaikum wr. wb.